<p><strong>DALUNG (08/12/2025)</strong> – Suasana meriah mewarnai gelaran Lomba Makendang Berpasangan dan Topeng Keras serta Tari Condong yang diselenggarakan oleh Sabha Yowana Desa Adat Dalung sebagai rangkaian HUT Sabha Yowana ke-57 pada Sabtu (8/11) hingga Minggu (9/11) yang bertempat di Wantilan Widya Mandala Utama, Pura Dalem Gede Desa Adat Dalung. Kegiatan ini melibatkan peserta umum dari berbagai daerah di Bali sehingga menjadi ajang unjuk kreativitas, bakat seni, serta pelestarian budaya Bali secara lebih luas. Antusias peserta dan dukungan masyarakat membuat acara berlangsung lancar dengan tata teknis yang tertata baik.</p> <p> </p> <p>Berbagai rangkaian lomba yang ditampilkan, termasuk lomba Tari Condong untuk anak-anak, menarik perhatian masyarakat dan para orang tua peserta. Salah satu orang tua peserta, Bapak Resya, menyampaikan apresiasinya atas persiapan panitia.<em><strong> “Kami datang dari jauh agar anak bisa ikut berpartisipasi dalam lomba Tari Condong ini. Panitianya sangat rapi mempersiapkan acara, mulai dari registrasi, ruang tunggu peserta, hingga urutan tampil. Anak saya jadi lebih percaya diri karena merasa disambut dengan baik,”</strong></em> ujarnya.</p> <p> </p> <p>Selain lomba Tari Condong, ajang Topeng Keras juga mendapat tanggapan positif dari para peserta. Bli Putu, salah satu peserta topeng, mengungkapkan rasa puas terhadap fasilitas dan pelayanan yang diberikan panitia. <em><strong>“Ruang peserta disiapkan dengan sangat baik, bersih, dan bergabung dengan peserta lainnya sehingga memberikan ruang untuk kami mengenal satu sama lain. Penyambutan dari panitia juga sangat ramah, membuat kami yang datang dari luar wilayah merasa dihargai. Ini menunjukkan keseriusan panitia dalam menyukseskan lomba seni seperti ini,”</strong></em> pungkasnya.</p> <p> </p> <p>Keberhasilan penyelenggaraan lomba ini menjadi bukti kuat bahwa Sabha Yowana Desa Adat Dalung mampu menghadirkan kegiatan seni budaya yang berkualitas dan inklusif. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, desa adat, dan seluruh pihak yang terlibat, acara ini tidak hanya menjadi perayaan HUT Yowana, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda dalam mencintai seni warisan leluhur. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bentuk pelestarian budaya Bali secara berkelanjutan.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-003).</strong></p>
Sabha Yowana Desa Adat Dalung Sukses Gelar Lomba Makendang Berpasangan, Topeng Keras, dan Tari Condong se-Bali
08 Dec 2025